Saturday, June 19, 2010

The 10TH INDONESIAN DANCE FESTIVAL 2010

Jakarta International Performing Arts Festival
14-17 Juni 2010

bekerjasama dengan

MASYARAKAT SENI PERTUNJUKAN INDONESIA

menyelenggarakan


DISKUSI TARI
Reconsidering the
Interdiscipline Subject of Performance

Selasa, 15 Juni 2010 pk. 10.00 – 16.00 WIB
Lobby Graha Bhakti Budaya – Taman Ismail Marzuki

Pembicara
Prof. Sardono W. Kusumo (IKJ)
Ugoran Prasad (MSPI)
Drs. M. Miroto, MFA (ISI Yogyakarta)
Eko Supriyanto, MFA (ISI Surakarta)
Kuik Swee Boon (Singapura)

Moderator
FX. Widaryanto, SST., MA ; Ugoran Prasad

Watak silang disiplin dalam pertunjukan kerap kali disadari dan atau dimaklumi sebagai ontologically given (terberikan dan utuh pada keberadaannya) baik oleh pelaku maupun penontonnya. Semua pelaku pertunjukan mestilah berpikir tentang berbagai aspek yang menyusun karyanya, sejak menempatkan tubuh dalam ruang, sejak membangun rancang busana hingga tata cahaya. Penonton di sisi lain juga terbiasa dengan berbagai dimensi dalam pertunjukan; awam bagi kita untuk mengharapkan kekuatan tampilan dan bebunyian pada suatu tontonan, entah untuk merasa terhibur, tergugah, atau terguncang.

Pada kenyataannya, masing-masing penguatan pada disiplin pertunjukan (musik, tari, teater) seturut dengan perkembangan akademik pada seni juga menghasilkan pengetatan (rigidifying process), membuat masing-masing disiplin menjadi ketat dalam cangkang disiplinnya dan tak saling terdorong untuk menengok satu sama lain. Di luar hubungan yang dibutuhkan antara berbagai disiplin bidang seni, seni pertunjukan sendiri pada saat yang sama juga membutuhkan akses pada berbagai perkembangan disiplin non-seni, sejak yang bersifat abstrak dan terkait dengan metodologi pendekatan sosial (sosiologi, antropologi, dll.) maupun yang bersifat praktis untuk memperkaya keseniannya (perkembangan teknologi media, dll).

Diskusi ini dirancang untuk menempatkan kembali seni pertunjukan sebagai bagian dari kelola disiplin pengetahuan sosial dan humaniora yang lebih luas, seni maupun non seni, demi memperkokoh dan memperkaya pendekatan pembacaan dan penciptaan seni.


Tujuannya adalah untuk:
1. menyorongkan dan menimbang ulang subjek silang disiplin seni pertunjukan;
2. melakukan identifikasi disiplin-disiplin stakeholder pertunjukan (sastra, musik, tata rupa, antropologi, arsitektur, dll.);
3. melacak potensi dari sesilang disiplin untuk memperluas pendekatan pembacaan maupun penciptaan pertunjukan; dan
4. mempertukarkan referensi/kemungkinan metode penciptaan dan pembacaan seni pertunjukan.


DISKUSI TARI
Sharing Experience:
Festival in Various Dimension

Rabu, 16 Juni 2010 pk. 10.00 – 12.00 WIB
Lobby Graha Bhakti Budaya – Taman Ismail Marzuki

Pembicara
Nungki Kusumastuti S.Sn, M.Sos / Maria Darmaningsih S.Sn., M.Ed
/ Melina Surja Dewi, S.Pd., M.Si (IKJ/IDF)
Prof. Dr. I Wayan Dibia (Festival Pekan Kesenian Bali)
Daisuke Muto (Gunma Prefectural Women's University - Jepang)
Chi Fang (Taipei National University of the Arts/TNUA - Taiwan)

Moderator
Dr. Sal Murgiyanto (IDF/TNUA)

Untuk lebih memberikan input bagi penyelenggaraan festival, maka sharing di antara para penyelenggara berbagai festival di Indonesia, dipandang perlu untuk memberikan makna yang signifikan, terutama dalam berbagai upaya perawatan momen kreatif dalam berbagai dimensi kehidupan.

Di samping itu juga berkaitan dengan sumber daya penggeraknya, apakah itu merupakan sebuah event yang didukung secara spontan oleh masyarakat pendukungnya (Pesta Desa), atau digerakkan oleh sebuah jejaring yang mengeksekusi tata kelolanya secara profesional. Seberapa jauh kekuatan kapital ”mendominasi” aura festival baik dalam substansi tematiknya maupun dalam tata kelola spasialnya.



WORKSHOP
Dance Critic
Selasa, 15 Juni 2010 pk. 10.00 – 16.00 WIB
Rabu & Kamis, 16 - 17 Juni 2010 pk. 13.00 – 16.00 WIB
Galeri Cipta II – Taman Ismail Marzuki

Supervisor
FX. Widaryanto, SST., MA
Bre Redana
Dr. Sal Murgiyanto
Adi Wicaksono
Silvester P. Hurit

Pembacaan potret kritik secara tidak langsung akan berkaitan dengan pembacaan tari itu sendiri, karena kritik tak dapat tampil tanpa event tari itu sendiri. Seperti yang telah disampaikan di muka, geliat kritik ternyata belum sebanding dengan geliat tari yang dihasilkan sebagai produk dan dipentaskan dalam berbagai festival
di Indonesia. Setiap wilayah memiliki tradisi kritik yang berbeda-beda. Apalagi sekarang dikotomi daerah-pusat tak lagi menjadi kendala, karena koran-koran daerah juga sudah online dalam jejaring virtual, sehingga terjadi adanya aksesibilitas yang setara.

Pada kesempatan kali ini akan diadakan workshop kritik tari yang akan diikuti oleh berbagai potensi kepenulisan seni pertunjukan diberbagai wilayah, baik dosen, mahasiswa, maupun individu non pendidikan seni, yang telah menunjukkan kapasitas di daerah amatannya.

Untuk kepesertaan workshop para peserta dipersyaratkan sudah punya bekal kepenulisan dan setidaknya punya tulisan kritik yang sudah pernah dipublikasikan.

Tujuan

1. Terbukanya wawasan baru terkait dengan Powering the Future dalam khazanah tari dan kecenderungan perkembangannya.
2. Mendapatkan pemahaman tentang kecenderungan tradisi kreatif dalam forum Indonesian Dance Festival, melalui sharing dari representasi koreografernya.
3. Mewujudkan tradisi kritik menjadi sebuah kegiatan yang cukup kontributif bagi geliat perkembangan tradisi kreatif masa kini melalui workshop kritik tari.
4. Lebih memahami event festival sebagai bagian dari upaya perawatan energi kreatif bagi komunitas seni/tari di berbagai wilayah, baik nasional maupun internasional.






Sasaran*
Pengamat / penulis / pegiat seni pertunjukan
Anggota komunitas seni tari
Mahasiswa
Koreografer / performer
 syarat: pernah menulis mengenai tari

Pendaftaran
*) Khusus bagi peminat workshop diharap mengisi formulir dan mengirimkannya segera kepada panitia.

Umum & Mhs S3 Mhs S2 Mhs S1
DISKUSI
(2 hari) Rp. 50.000,- Rp. 40.000,- Rp. 30.000,-
WORKSHOP
(3 hari) Rp. 100.000;- Rp. 75.000,- Rp. 75.000,-
termasuk makalah, participant kit, sertifikat, lunch 1x



Formulir Pendaftaran
Nama


Alamat




Institusi / Media


No. Telp. / HP


E-mail


Website / Blog


Artikel yg pernah ditulis
(judul, media & tgl publikasi)*






Bersedia mengikuti □ Diskusi Tari □ Workshop Tari
selama 2 hari selama 3 hari

*) apabila sudah pernah dimuat di media massa, khusus bagi peserta workshop




Pembayaran harap ditransfer ke:
Bank Niaga Cabang JKT IBC Thamrin
No. Rek.: 008.01.13130.14.2.
A/n: RAJ Siti N Kusumastuti
(Catatan: kirim s.m.s. segera setelah transaksi transfer dilakukan);

Mohon bukti transfer disimpan untuk diperlihatkan kepada panitia pada hari pendaftaran;
Peserta harap mengisi formulir pendaftaran selengkapnya dan mengirimkannya beserta fotokopi bukti transfer

Kepada
Panitia Diskusi & Workshop Tari
The 10th Indonesian Dance Festival
d/a Fakultas Seni Pertunjukan - Institut Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta - 10330
Fax. (+62/0 21) 319 03 916
E. idf08@yahoo.com

Hp. 085217292179 / 02191872599 (Atieq)

No comments:

Post a Comment